Welcome. This blog contains vocational high school material

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 12 April 2012

Label:



Knurling atau mengkartel adalah metode yang digunakan untuk memotong atau membentuk pola ke bahan seperti plastik atau logam. Proses ini biasanya dilakukan pada mesin bubut, meskipun dalam beberapa kasus alat tangan knurling akan digunakan sebagai gantinya. Sebuah benda kerja yang sudah di kartel akan memiliki pola seperti berlian, silang-menyilang, atau pola  garis lurus yang diberikan di dalamnya yang menambah fungsionalitas dan estetika. Knurling sering dimaksudkan untuk memberikan permukaan yang bisa digenggam lebih baik daripada yang diberikan oleh benda yang masih halus permukaannya, dan pola knurled/kartelan sering ditemukan pada pegangan, tombol, dan barang-barang sejenis lainnya.


pola hasil karteel
contoh alat tangan dgn kartelan
kartel mata  tunggal

Kartel
kartel mata ganda

Kartel
contoh mata/gigi kartel

Sementara pada kasus lain dapat juga digunakan digunakan untuk proses mengembalikan komponen yang aus, seperti bagaimana kepala piston sering knurled untuk meningkatkan kinerja di ruang pembakaran.
Sedangkan di bengkel kami,kartel sering dipakai untuk mengembalikan ketajaman pisau mesin pemotong kertas rumput,dimana setelah dikartel maka  permukaan alur-alur pisau akan melebar sehingga ketika bertemu dengan pasangannya akan bertambah sesak dan memotong kertas lebih baik(tajam).


knurling/mengkartel pisau mesin kertas rumput


Metode utama yang digunakan untuk mengkartel adalah proses bubut.
Kartel dipasang pada toolpost atau rumah pahat. Untuk membuat pola garis lurus bisa saja menggunakan kartel dengan satu mata,namun untuk pola berlian atau saling silang harus menggunakan dua mata kartel dengan pola berlawanan.
Proses pemakanan biasanya menggunakan otomatis ulir sambil menekan kartel dengan eretan melintang sampai mencapai kedalaman yang diinginkan.


knurling/mengkartel pada mesin bubut


Selain menggunakan mesin bubut,mengkartel juga bisa dilakukan dengan tangan. Alat-alat kartel tangan ini  bekerja dalam  cara yang hampir sama seperti pemotong pipa tetapi dirancang untuk menekan pola ke benda kerja, bukannya memotong.
Sebagian besar alat-alat knurling tangan berisi tiga roda, salah satu yang akan memiliki pola berlawanan dengan dua lainnya. Manfaat dari proses ini adalah bahwa alat yang diperlukan biasanya dapat dibawa ke lokasi pekerjaan, sehingga misalnya suatu handle yang sudah terlanjur terpasang bisa dikartel di tempat,daripada melepasnya lagi dan membawa benda kerja ke mesin bubut.

Kartel
hand knurling
kartel tangan

Senin, 15 Agustus 2011


Membubut Tirus dengan Eretan Atas


Membubut tirus serupa dengan membubut lurus hanya bedanya gerakan pahat disetel mengikuti sudut tirus yang dikehendaki.
Ada tiga metode pembubutan tirus yang bisa dilakukan pada mesin bubut konvensional yaitu dengan menggeser sudut pada eretan atas, penggeseran kepala lepas atau dengan alat Bantu taper attachment (perlengakapan tirus).
Jenis pahatnyapun serupa yang digunakan dalam membubut lurus.
Namun pada postingan kali ini kita akan membahas metode paling dasar yaitu membubut tirus dengan eretan atas.
Pembubutan tirus dengan penggeseran eretan atas, dapat dilakukan dengan mengatur/menggeser eretan atas sesuai besaran derajat yang dikehendaki.
Gambar dibawah menunjukkan Pembubutan tirus dengan menggeser eretan atas
Pembubutan tirus dengan cara ini hanya terbatas pada panjang titik tertentu (relatif pendek), sebab tergantung pada besar kecilnya eretan atas yang dapat digeserkan. Kelebihan pembubutan tirus dengan cara ini dapat melakukan pembuatan tirus dalam dan luar, juga bentuk-bentuk tirus yang besar, sedangkan kekurangannya adalah tidak dapat dikerjakan secara otomatis, jadi selalu dilakukan dengan tangan.

skala ketirusan eretan atas


pergerakkan eretan atas








Video diatas menunjukkan proses membubut tirus sebuah as yang akan dipasangi vully. Ketirusannya kurang lebih 1,5 derajat.

Senin, 08 Agustus 2011


Cara Membuat Ulir Luar di Mesin Bubut



Seperti yang sudah saya janjikan pada postingan tentang dasar pengetahuan tentang ulir,maka kali ini kita akan membahas cara membuat ulir dengan mesin bubut. Untuk permulaan kita akan membuat ulir luar segi tiga.
Langsung saja pada langkah kerjanya....

Pertama membuat diameter yang tepat,seperti yang diinginkan atau sesuai mur yang akan dipasangkan. Pada bagian akhir,kita membuat alur untuk pembebas pahat atau sering disebut undercut.

bakal drat dengan alur(undercut)
Kedua,tentukan posisi roda gigi yang sesuai dengan kisar/pitch/gang dari ulir yang akan dibuat. Perhatikan tabel pada mesin bubut,kalau-kalau kita perlu melakukan pergantian roda gigi.Kalau posisi gir dan tuas-tuas pengaturnya sudah sesuai bisa dilanjutkan dengan langkah selanjutnya.
tabel drat

setting gear

roda gigi pengganti


Ketiga,persiapkan pahat bubut ulirnya.Cara mengasahnya hampir sama dengan mengasah pahat bubut muka,cuma bentuknya harus sesuai dengan jenis drat yang dibuat. Ulir metrik memiliki sudut 60 derajat,seedangkan withworth 55 derajat.
Bila perlu gunakan plat penyetel pahat.
pahat ulir segi tiga


Keempat,atur putaran spindel ke kecepatan yang sesuai dengan kondisi bahan benda kerja. Rata-rata kita pakai kecepatan 100 rpm.

Selanjutnya kita mulai menghidupkan mesin dan menekan tuas otomatis drat dan memulai proses pemakanan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah jangan melepas tuas ini sebelum proses pembuatan drat selesai. Melepasnya,misalnya karena memperbaiki pahat,akan memerlukan penyetelan kembali agar kembali ke alur pemakanan semula.
Pada saat pemakanan perhatikan skala ukuran yang ada di tuas eretan melintang. Setel lah pada posisi angka tertentu atau 0 agar memudahkan proses pemakanan selanjutnya. Kedalaman pemakanan kurang lebih 0.1mm.
Pada saat gerakan kembali ke posisi awal,bebaskan pahat dari sentuhan ke benda kerja. Setelah di posisi awal lagi,kembalikan ke titik pemakanan yang ditandai tadi,ditambah 0.1mm untuk pemakanan berikutnya. Begitu seterusnya sampai mendapatkan ulir yang pas dengan murnya.....

Video membubut ulir luar:





Metode infeed (Pemakanan)

Setidaknya tiga metode infeed yang mungkin. (Lihat Gambar) Sedikit menyadarkan betapa dampak pilihan di antara metode ini dapat memiliki efektivitas yang berbeda pada operasi threading atau pembuatan ulir/drat.

A. Radial infeed

Sementara ini mungkin metode yang paling umum untuk memproduksi ulir, itu juga yang paling direkomendasikan kepada pemula. Karena pahat makan radial (tegak lurus ke centerline benda kerja), benda kerja dimakan dari kedua sisi pahat, sehingga menghasilkan sebuah tatal berbentuk V. Bentuk ini sulit untuk terlepas, sehingga aliran tatal dapat menjadi masalah. Juga, karena kedua sisi pahat makan yang mana mengalami panas tinggi dan tekanan, umur pahat umumnya akan lebih pendek dengan metode ini dibandingkan dengan metode infeed lainnya.

B. Flank infeed

Dalam metode ini, arah infeed sejajar dengan salah satu sisi pahat, yang  berarti pahat berada di sepanjang garis  yang membentuk sudut 30 derajat(setengah dari sudut pahat).
Caranya: geser eretan atas sehingga membentuk sudut 30 derajat terhadap eretan melintang,atau 60 derajat terhadap sumbu spindel.
Dibandingkan dengan radial infeed, tatal di sini akan lebih mudah untuk terbentuk dan terbuang secara teratur, menghasilkan panas yang lebih sedikit. Namun, dengan infeed ini, karena posisi pahat terus diubah maju dan menyerong 30 derajat,maka hasil potongannya akan menjadi kasar.

eretan melintang dan atas membentuk sudut 30 derajat

C. Kombinasi infeed

Metode ini secara bergantian  memasukkan pahat dari kedua sis. Metode ini memberikan umur pahat lebih lama karena kedua sisinya digunakan. Namun, metode ini juga dapat mengakibatkan masalah arus tatal yang dapat mempengaruhi permukaan akhir. Metode ini biasanya hanya digunakan untuk penampang ulir yang sangat besar dan untuk bentuk ulir seperti Acme dan Trapezium.
3 metode pemakanan/pemotongan drat

Minggu, 07 Agustus 2011


Pengetahuan Dasar tentang Ulir/Drat

Ulir/drat secara umum digunakan untuk mengikatkan atau mengencangkan beberapa bagian benda. Namun selain itu ulir juga bisa digunakan untuk menggerakkan. Jumlah, jenis dan ukuran drat sangat beragam,namun kali ini kita tidak akan membahas mereka semua di sini sehingga informasi berikut hanya dasarnya saja.

Jenis Threads/Drat/Ulir

Hampir semua baut dan mur pengikat memiliki drat yang berbentuk segitiga,namun begitu masih ada bentuk yang lainnya.

Drat segi empat atau trapesium digunakan pada bagian-bagian yang bergerak dan memiliki akurasi tinggi,seperti poros mesin bubut. Disamping itu masih ada lagi bentuk-bentuk penampang drat yang lain yang akan kita bahas pada kesempatan berikutnya.

Dalam hal standar ukuran drat/ulir, ada ulir metrik (M),ulir witworth(W/BSW) ulir paralel untuk pipa (PF), ulir tirus untuk pipa (PT), dan ulir terpadu (UNC, UNF). banyak digunakan di Jepang dan banyak negara di seluruh dunia.
Ukuran Metrik adalah standar internasional,yang digunakan hampir diseluruh dunia,dan Withworth (BSW) banyak dipakai di USA,Inggris atau Eropa.

Istilah yang Digunakan Dalam Ulir

Gambar 1 menunjukkan gambar Ulir. Salah satu istilah yang paling penting yang digunakan adalah diameter luar. Dalam kasus ulir metrik, baut dinamai sesuai dengan diameter luarnya misalnya baut dengan 5 mm diameter luar dikenal sebagai baut M5.

"Pitch" dari penampangnya adalah fitur lain yang penting dari ulir. Pitch atau kisar didefinisikan sebagai interval (jarak) antara sisi ulir satu dan sebelahnya. Mur & baut harus memiliki pitch yang sama serta diameter yang sama jika mereka akan digunakan bersama-sama.





Gbr1. istilah dlm ukuran ulir




Gbr2. tap dan snei




Proses Pembuatan Drat dengan Alat Tangan


Ketika kita membuat drat cowok(=drat luar,biar gampang aja) dengan alat tangan, kita akan menggunakan alat yang disebut snei atu “die”. Ketika kita membuat drat cewek, kita menggunakan alat yang disebut “tap”/hand tap.

Jika kita tidak memiliki alat yang sesuai ukurannya dengan dr at yang kita inginkan, kita juga bisa membuat drat dengan menggunakan mesin bubut,akan kita bahas nanti.

Ketika kita membuat ulir dengan menggunakan tap atau snei, perhatikan akan hal berikut.
(1) Mulai dengan posisi alat tegak lurus terhadap benda kerja
(2) putar alat kira kira seperempat putaran lalu balik,untuk membuang tatal
(3) Selalu gunakan minyak pelumas

Membuat Ulir Dalam Menggunakan Tap

Dalam satu ukuran Tap/hand tap terdiri atas 3 buah.Yang nomor satu memiliki ketirusan paling runcing agar bisa digunakan mengawali pekerjaan dengan mudah.Yang nomer dua keitrusannya lebih sedikit,dan yang nomer tiga atau disebut "buttoming tap" bentuknya paling sempurna,untuk finishing terutama pada lubang buntu.




Gbr3. satu set tap





Ketika kita mengebor lubang untuk membuat drat/ulir di dalamnya,perlu diperhatikan agar lubang yang kita buat ada dalam ukuran standar yang diijinkan,agar hasilnya sempurna. Bewrikut adalah tabel beberapa ukuran ulir dan diameter lubang bor yang disarankan.

Gbr4. tabel ukuran lubang ulir metrik dan pipa








Gbr5. tap dan penggunaannya






Membuat Ulir Luar dengan Snei/Die

Prinsip membuat ulir luar sama dengan ketika kita membuat ulir dalam dengan tap. Yang penting disini adalah pembuangan tatalnya. Snei tidakseperti tap yang memiliki 3 ukuran berbeda,namun biasanya memiliki celah yang bisa disetel untuk menyesuaikan  besarnya pemakanan. Dalam mempersiapkan diameterbenda yang akan didrat dengan snei,pastikan memberikan toleransi minimal 0,01. Misalnya kita akan membuat drat M6 maka diameter asnya adalah 5,9


Gbr6. snei dan pegangan




Untuk hasil yang lebih lurus dan mempermudah pekerjaan,menyenei bisa juga dilakukan di mesin bubut. Catok benda kerja dan pastikan lurus. Setel snei dan beri sedikit pemakanan ke benda kerja lalu tekan dengan chuck bor yang terpasang di kepala lepas. Lanjutkan seperti biasa,kendurkan dorongan chuck bor ketika membuang tatal dari snei,begitu seterusnya sampai selesai. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah.
Gbr7. Menyenei di Mesin Bubut

0 Responses to Knurling,Pembuatan Pola Menggunakan Kartel: